Rabu, 11 Oktober 2017

Dr. Dirgantara Wicaksono, M.Pd. Analisa K1,K2, K3, dan K4 Kurikulum 13

Kompetensi Inti (KI)

Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah
Tsanawiyah dinyatakan bahwa Kompetensi inti dirancang seiring dengan meningkatnya usia peserta didik pada kelas tertentu. Kompetensi inti kelas menjadi unsur pengorganisasi (organizing elements) kompetensi dasar, dimana semua kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi yang dinyatakan dalam kompetensi inti. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga.Pada kurikulum 2013 kompetensi inti semua mata pelajaran terdiri atas empat kompetensi. Rumusan kompetensi inti adalah sebagai berikut:
1. Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2) untuk kompetensi inti sikap sosial;
3. Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan

4. Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.

KOMPETENSI INTI KELAS VII
KOMPETENSI INTI KELAS VIII
KOMPETENSI INTI KELAS  IX
DOMAIN
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
Sikap Spritual
2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
2.Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
Sikap Sosial
3.Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
3.Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
3.Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
Pengetahuan
   4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
   4. Mengolah, menyaji, dan   menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

   4. Mengolah, menyaji, dan   menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori

Keterampilan

       Tabel  di atas menunjukkan  KI-1 dan KI-2 untuk kelas VII, VIII, dan IX uraiannya sama yaitu KI-1 agar siswa menyadari bahwa semua yang ada di bumi ini adalah ciptaan Tuhan . KI-2 mendidik siswa menjadi makhluk sosial yang mampu berinteraksi sosial dan menjaga keseimbangan alam. Sedangkan pada KI-3 tuntutan kompetensi siswa kelas VII baru sebatas memahami pengetahuan, dalam proses pembelajarannya siswa diarahkan untuk memahami sebuah konsep. Setelah memiliki kemampuan memahami pengetahuan, siswa kelas VIII dan IX dituntut untuk dapat menerapkan pengetahuan yang didapatnya. Kompetensi keterampilan atau KI-4 siswa kelas VII dituntut memiliki kompetensi mencoba, mengolah dan menyaji. Proses pembelajaran untuk KI-4 dikondisikan agar siswa dapat melakukan percobaan, mencatat hasil percobaan/pengamatannya, dan mampu mengkomunikasikannya dengan baik. KI-4 untuk  kelas VIII dan IX terdapat peningkatan kompetensi disamping memiliki kemampuan mengolah dan menyaji siswa juga dituntut untuk memiliki kemampuan menalar atas pengetahuan yang sudah didapatnya.
    Untuk memenuhi semua tuntutan kompetensi inti,  guru harus mengkondisikan proses pembelajaran agar siswa dapat memiliki semua kompetensi yang telah ditentukan dalam SKL. KI-1 dan KI-2 harus selalu terdapat dalam setiap proses pembelajaran. KI-1 penting agar siswa selalu mengingat kebesaran tuhan YME, sedangkan KI-2 penting agar siswa menyadari bahwa sebagai makhluk sosial dia harus mampu bersosialisasi dan semata-mata ilmu yang didapatnya dipersembahkan untuk kepentingan sosial. KI-3 mengarahkan siswa untuk memahami dan menerapkan pengetahuan. KI-4 menumbuhkan keterampilan siswa untuk mencoba, mengolah dan menyaji, serta menalar pengetahuan yang didapatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar