Kompetensi Inti (KI)
Dalam lampiran Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 68 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Pertama/Madrasah
Tsanawiyah dinyatakan
bahwa Kompetensi inti dirancang
seiring dengan meningkatnya usia peserta didik pada kelas tertentu. Kompetensi inti kelas menjadi unsur
pengorganisasi (organizing elements) kompetensi dasar, dimana semua
kompetensi dasar dan proses pembelajaran dikembangkan untuk mencapai kompetensi
yang dinyatakan dalam kompetensi inti. Melalui kompetensi inti, integrasi vertikal berbagai kompetensi
dasar pada kelas yang berbeda dapat dijaga.Pada kurikulum 2013
kompetensi inti semua mata pelajaran terdiri atas empat kompetensi. Rumusan kompetensi inti adalah sebagai berikut:
1.
Kompetensi Inti-1 (KI-1) untuk kompetensi inti sikap spiritual;
2. Kompetensi Inti-2 (KI-2)
untuk kompetensi inti sikap sosial;
3.
Kompetensi Inti-3 (KI-3) untuk kompetensi inti pengetahuan; dan
4.
Kompetensi Inti-4 (KI-4) untuk kompetensi inti keterampilan.
KOMPETENSI INTI KELAS VII
|
KOMPETENSI INTI KELAS VIII
|
KOMPETENSI INTI KELAS IX
|
DOMAIN
|
1.Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
|
1.Menghargai
dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
|
1.Menghargai
dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
|
Sikap
Spritual
|
2.Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
|
2.Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
|
2.Menghargai
dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,
gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
|
Sikap
Sosial
|
3.Memahami
pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata.
|
3.Memahami
dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
|
3.Memahami
dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
|
Pengetahuan
|
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji
dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan
mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
|
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
|
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret
(menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah
abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan
yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut
pandang/teori
|
Keterampilan
|
Tabel di atas menunjukkan KI-1
dan KI-2 untuk kelas VII, VIII, dan IX uraiannya sama yaitu KI-1 agar siswa
menyadari bahwa semua yang ada di bumi ini adalah ciptaan Tuhan . KI-2 mendidik
siswa menjadi makhluk sosial yang mampu berinteraksi sosial dan menjaga keseimbangan
alam. Sedangkan pada KI-3 tuntutan kompetensi siswa kelas VII baru sebatas
memahami pengetahuan, dalam proses pembelajarannya siswa diarahkan untuk
memahami sebuah konsep. Setelah memiliki kemampuan memahami pengetahuan, siswa
kelas VIII dan IX dituntut untuk dapat menerapkan pengetahuan yang didapatnya.
Kompetensi keterampilan atau KI-4 siswa kelas VII dituntut memiliki kompetensi
mencoba, mengolah dan menyaji. Proses pembelajaran untuk KI-4 dikondisikan agar
siswa dapat melakukan percobaan, mencatat hasil percobaan/pengamatannya, dan
mampu mengkomunikasikannya dengan baik. KI-4 untuk kelas VIII dan IX
terdapat peningkatan kompetensi disamping memiliki kemampuan mengolah dan
menyaji siswa juga dituntut untuk memiliki kemampuan menalar atas pengetahuan
yang sudah didapatnya.
Untuk memenuhi semua
tuntutan kompetensi inti, guru harus mengkondisikan proses
pembelajaran agar siswa dapat memiliki semua kompetensi yang telah ditentukan
dalam SKL. KI-1 dan KI-2 harus selalu terdapat dalam setiap proses pembelajaran.
KI-1 penting agar siswa selalu mengingat kebesaran tuhan YME, sedangkan KI-2
penting agar siswa menyadari bahwa sebagai makhluk sosial dia harus mampu
bersosialisasi dan semata-mata ilmu yang didapatnya dipersembahkan untuk
kepentingan sosial. KI-3 mengarahkan siswa untuk memahami dan menerapkan
pengetahuan. KI-4 menumbuhkan keterampilan siswa untuk mencoba, mengolah dan
menyaji, serta menalar pengetahuan yang didapatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar